Nama Dwi Sasetyaningtyas mendadak ramai diperbincangkan usai memicu kontroversi terkait paspor WNA sang anak. Lantas, siapa sebenarnya sosok alumni LPDP yang kini terancam sanksi Kemenkeu tersebut?
KOSONGSATU.ID – Dwi Sasetyaningtyas, atau yang akrab disapa Tyas, belakangan menjadi sorotan tajam warganet Indonesia. Ia merupakan seorang ibu, profesional, sekaligus aktivis lingkungan.
Tyas diketahui bersuamikan Arya Pamungkas Iwantoro, yang mana sang suami ternyata juga merupakan salah satu alumni penerima beasiswa LPDP dari pemerintah. Sebelum tersandung kontroversi kewarganegaraan sang anak, sosok Tyas di media sosial kerap dikenal membagikan konten seputar gaya hidup berkelanjutan (sustainable living) dan keseharian keluarganya.
Riwayat Pendidikan sebagai Alumni LPDP
Secara akademis, Tyas memiliki rekam jejak yang mumpuni. Ia memulai pendidikan tingginya di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2009 dengan mengambil program studi Teknik Kimia dan berhasil lulus dengan predikat memuaskan pada tahun 2013. Pasca kelulusan sarjananya, Tyas berhasil lolos seleksi beasiswa LPDP (Angkatan PK-35) pada tahun 2015. Berbekal dana pendidikan dari pajak rakyat tersebut, ia melanjutkan studi magister (S2) di salah satu kampus bergengsi di Belanda, yakni Delft University of Technology, dengan mengambil jurusan Sustainable Energy Technology hingga lulus di tahun 2017.
Rekam Jejak Karier dan Kontribusi Sosial
Sebagai lulusan luar negeri, Tyas memiliki pengalaman karier yang cukup panjang. Ia pernah bekerja di perusahaan multinasional P&G sebelum akhirnya memfokuskan diri pada isu-isu lingkungan. Pada tahun 2018, ia mendirikan Sustaination, sebuah bisnis penyedia produk ramah lingkungan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup minim sampah (zero waste). Selain berbisnis, Tyas juga dikenal aktif sebagai sociopreneur dan inisiator penanaman ribuan pohon bakau di berbagai pesisir Indonesia, serta sempat terlibat dalam proyek pembangunan sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tyas sendiri mengklaim telah menuntaskan masa pengabdian (2N+1) LPDP-nya di Indonesia pada periode 2017 hingga 2023.
Awal Mula Kontroversi Paspor WNA Sang Anak
Polemik ini meledak ketika Tyas mengunggah video di akun Instagram dan Threads pribadinya yang memperlihatkan dokumen resmi dari Home Office Inggris. Dalam konten tersebut, ia memamerkan paspor Inggris milik anak keduanya yang resmi menjadi WNA.



0 Komentar