Presiden Prabowo mengarahkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus bagi anak kurang gizi agar efisien dan tepat sasaran.
KOSONGSATU. ID – Selama ini, publik sering memperdebatkan skala kolosal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Banyak pihak membayangkan negara bertindak sebagai katering raksasa yang menyuapi seluruh anak sekolah tanpa pengecualian.
Namun, memasuki bulan April 2026, Presiden Prabowo Subianto menghadirkan pergeseran paradigma yang sangat fundamental. Ia menginstruksikan agar program ini kembali pada tujuan utamanya, yakni sebagai intervensi medis-sosial yang presisi khusus bagi anak-anak yang berjuang melawan kekurangan gizi.
Momentum Perbaikan Kebijakan
Langkah strategis ini menuai respons positif dari berbagai kalangan. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Lina Miftahul Jannah, menilai arahan Presiden tersebut sebagai keputusan yang sangat tepat.
Ia melihat perubahan fokus ini sebagai momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan MBG agar tidak melenceng dari esensi awal.
”Sudah saatnya kita melakukan evaluasi sehingga program ini benar-benar tepat sasaran,” tegas Lina.
Ia mengingatkan bahwa tujuan utama MBG adalah menjamin akses pangan bagi anak-anak yang kesulitan mendapat makanan bergizi, baik karena kendala ekonomi maupun geografis.
Pemerintah memang harus memprioritaskan masyarakat yang paling rentan terhadap risiko gizi buruk.




Tinggalkan Balasan