Jaket pelampung bukan pelengkap untuk foto. Ia harus menjadi perlengkapan wajib selama susur sungai. Wisatawan juga perlu mengikuti arahan pengemudi perahu, tidak berpindah tempat secara mendadak, dan menghindari berenang di titik yang tidak direkomendasikan pengelola.
Di ujung perjalanan, Sungai Maron bermuara ke kawasan Pantai Ngiroboyo. Di sana, cerita tentang sungai hijau tidak berhenti sebagai bahan unggahan. Ia berubah menjadi pertanyaan yang lebih penting: apakah sebuah desa dapat menerima semakin banyak wisatawan tanpa kehilangan sungai yang membuat orang datang?
Jawabannya mungkin sedang melaju perlahan di atas air. Bukan dengan suara mesin yang meraung, melainkan dengan perahu yang bergerak lebih senyap—dan warga yang belajar memastikan sungai itu tetap hidup setelah wisatawan pulang.***


Tinggalkan Balasan