Otoritas Isfahan menggenjot persiapan situs UNESCO jelang Ramadan dan Nowruz 2026.


KOSONGSATU.ID–Pemerintah Provinsi Isfahan, Iran, mempercepat persiapan di sejumlah situs Warisan Dunia UNESCO untuk menyambut Ramadan dan perayaan Tahun Baru Persia, Nowruz.

Dua momentum besar itu diperkirakan mendongkrak kunjungan wisata, sekaligus menghidupkan aktivitas religius di kawasan bersejarah.

Direktur Basis Warisan Dunia Museum Istana Chehel Sotoun, Mostafa Hadipour, mengatakan pihaknya telah menyusun rencana terperinci untuk mendukung pelaksanaan ibadah selama Ramadan, terutama pada malam Lailatulqadar.

Di saat yang sama, pengelola situs juga bersiap menghadapi lonjakan wisatawan selama libur Nowruz.

“Topik-topik seperti perlindungan fisik bangunan, pemeliharaan ruang taman, hingga kebutuhan restorasi bangunan telah menjadi pertimbangan utama kami,” ujar Hadipour, dikutip dari IRNA, Minggu (22/2/2026).

Strategi Fisik dan Investasi

Menurut Hadipour, fokus utama saat ini adalah menjaga kondisi struktur bangunan bersejarah agar tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas publik.

Pengelola juga mengevaluasi kebutuhan restorasi serta penataan ulang ruang terbuka hijau di kompleks situs.

Selain aspek teknis, otoritas setempat membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta.

Pertemuan strategis telah digelar untuk membahas studi kelayakan pemanfaatan sejumlah ruang di kawasan warisan dunia guna mengoptimalkan investasi.

“Tujuannya adalah menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan serta memfasilitasi layanan pariwisata yang lebih baik bagi pengunjung,” jelas Hadipour.

Langkah lain yang disepakati meliputi penyediaan materi promosi, seperti brosur, peta wisata, dan papan petunjuk arah yang lebih informatif.

Pengelola juga akan memaksimalkan dukungan sponsor dan mitra swasta untuk memperkuat infrastruktur informasi di lokasi bersejarah.

Tunggu Persetujuan Dewan Strategis

Hadipour menambahkan, seluruh rencana tersebut akan masuk tahap implementasi setelah memperoleh persetujuan dari Dewan Strategis Basis Warisan Dunia dan Kementerian Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Tangan Iran.