Pemerintah tengah menangani sinyal erosi kepercayaan yang diungkap MSCI. IHSG mencatat kinerja terbaik dunia meski asing mencatat jual bersih Rp6,67 triliun.
KOSONGSATU.ID – Pemerintah merespons sinyal yang disampaikan MSCI soal pasar modal Indonesia. Langkah ini diambil meski Indeks Harga Saham Gabungan mencatat kinerja mingguan terbaik di dunia.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG melesat 4,90 persen ke level 5.439,26 pada 19–23 Oktober 2026. Penguatan ini tertinggi di antara indeks saham global.
Namun di saat bersamaan, investor asing mencatat jual bersih Rp6,67 triliun selama sepekan. Nilai transaksi jual asing mencapai Rp43,62 triliun, lebih tinggi dari beli Rp36,95 triliun.
Peluang Perbaikan Sebelum Keputusan 2027
Keputusan final MSCI dijadwalkan paling lambat 30 Juni 2027. Tenggat ini memberi pemerintah ruang memperbaiki tiga persoalan yang disorot: transparansi struktur kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, dan penegakan hukum.
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai pemerintah perlu menyiasati, bukan melawan, keputusan MSCI. Ia menekankan pentingnya memulihkan kepercayaan pelaku usaha lebih awal.
“Belakangan ini, benih-benih erosi kepercayaan sudah mulai kelihatan di kalangan pengusaha, baik di luar maupun di dalam negeri,” ujar Dino melalui akun Instagram, Sabtu (24/10/2026).
Pemerintah dinilai memiliki modal memperbaiki persoalan ini secara bertahap. Rebound IHSG pekan lalu menunjukkan kepercayaan pasar masih terjaga.
Dino mengingatkan masalah keuangan tidak boleh diremehkan. “Lebih baik mengobati erosi kepercayaan ini dari awal ketimbang menunggu sampai tidak tertolong lagi,” tegasnya.***



Tinggalkan Balasan