Siswa SMA, SMK, MA, dan sederajat memasuki gladi bersih gelombang kedua pada Senin, 12 Oktober. Pelaksanaan TKA tahun ini mengalami perubahan jadwal dan durasi untuk mengurangi kelelahan peserta.

KOSONGSATU.ID — Gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) gelombang kedua untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 12 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Tahapan tersebut menyusul gladi bersih gelombang pertama pada 5–11 Oktober. Pelaksanaan utama dijadwalkan pada 26 Oktober hingga 8 November 2026, menurut informasi BBPMP Jawa Barat yang diterbitkan 6 Oktober.

Satu Mata Pelajaran Wajib per Hari

Kemendikdasmen mengubah pembagian waktu TKA berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya. Tahun ini, peserta hanya mengerjakan satu mata pelajaran wajib setiap hari.

Durasi pengerjaan mata pelajaran wajib diperpanjang menjadi 75 menit. Kemendikdasmen menyatakan perubahan tersebut ditujukan agar peserta memiliki waktu pengerjaan yang lebih optimal.

Untuk siswa SMK, pilihan mata pelajaran kejuruan diperluas berdasarkan rumpun program keahlian, dengan total 50 mata pelajaran.

“Tahun ini harapannya kita menjadi lebih baik dan lebih siap,” kata Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Rahmawati dalam keterangan Kemendikdasmen pada Juli 2026.

Kesiapan Sekolah dan Peserta

Menjelang gladi bersih, sekolah perlu memastikan kelengkapan data infrastruktur, status dan moda pelaksanaan, komputer proktor dan peserta, ruang, serta pembagian gelombang dan sesi.

BBPMP Jawa Barat menyebut perubahan pembagian mata pelajaran bertujuan mengurangi kelelahan kognitif peserta. Pada penyelenggaraan 2025, tiga mata pelajaran wajib dilaksanakan dalam satu hari.

Akomodasi bagi murid berkebutuhan khusus juga diperluas, mencakup peserta dengan hambatan penglihatan, pendengaran, dan hambatan belajar spektrum ringan. Pelaksanaan TKA dan AN diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan.

Kemendikdasmen mengimbau calon peserta memastikan data diri sesuai dan mengikuti informasi melalui kanal resmi kementerian serta Pusat Asesmen Pendidikan.

Hasil TKA dirancang untuk memberikan gambaran kemampuan akademik murid secara terstandar. Hasilnya dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan seleksi pendidikan lanjutan dan sebagai informasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran.