Tradisi yang Belum Selesai Dibaca
Tentu, korelasi bukan kausalitas. Barangkali sains modern tidak sedang “membenarkan” sistem kepercayaan weton secara keseluruhan. Pasalnya, dimensi metafisik weton — soal nasib, peruntungan, kecocokan jodoh — berada di luar jangkauan laboratorium.
Namun, yang bisa dikatakan adalah: nenek moyang Jawa membangun sebuah sistem yang, tanpa alat ukur modern, berhasil mengidentifikasi pentingnya ritme waktu, penanda psikologis, dan praktik asketis periodik bagi keseimbangan manusia.
Sultan Agung pada 1633 mungkin tidak tahu apa itu kortisol. Tapi, ia tahu bahwa manusia butuh sistem untuk mengatur dirinya terhadap waktu.
Empat abad kemudian, para pemenang Nobel sedang membuktikan hal yang sama — dengan bahasa yang berbeda.***
Halaman



0 Komentar