Presiden Prabowo sebelumnya juga menyoroti bahwa hampir seluruh TPA di Indonesia akan kelebihan kapasitas pada 2028.
Desakan Greenpeace dan Solusi Jangka Panjang
Greenpeace Indonesia menilai kecelakaan ini bukti kegagalan tata kelola persampahan DKI Jakarta. Juru Kampanye Zero Waste Greenpeace Indonesia, Ibar Akbar, menuntut perbaikan mendesak.
Pemprov DKI melakukan stabilisasi area untuk mencegah longsor susulan. Sebagai solusi jangka panjang, fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) di Rorotan ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari. Gubernur Jakarta Pramono Anung optimistis fasilitas ini akan mengurangi pengiriman sampah ke Bantargebang lebih dari 15 persen.***
Halaman



Tinggalkan Balasan