Menlu Rusia Sergey Lavrov melontarkan sindiran keras. Ia menyebut pemimpin Arab lebih takut pada Donald Trump daripada Allah.


KOSONGSATU. ID – ​Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menyoroti dinamika politik di Timur Tengah. Ia melontarkan kritik tajam mengenai besarnya pengaruh Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut—yang mengubah arah kebijakan banyak negara.

Lavrov menilai tekanan dari Washington sangat dominan. Kondisi ini memicu sejumlah pemerintah Arab bersedia mengubah prinsip mereka secara drastis.

Mereka rela mengesampingkan isu-isu besar, seperti konflik Israel-Palestina dan hubungan dengan Iran, demi menuruti kehendak negara adidaya.

​Lebih Takut Trump Ketimbang Allah

Mengomentari fenomena tersebut, Lavrov mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan sekaligus menohok.

​“Banyak pemimpin Arab tampaknya lebih takut pada Donald Trump daripada takut pada Allah,” tegasnya.