Fakta sejarah buktikan orang Iran bukan bagian dari rumpun bangsa Arab.


KOSONGSATU.ID—​Banyak orang di seluruh dunia masih terjebak dalam kesalahpahaman besar terkait identitas bangsa Iran. Miskonsepsi bahwa orang Iran adalah orang Arab terus berulang di berbagai media massa dan diskusi publik tingkat global.

Kesalahan ini umumnya dipicu oleh letak geografis Iran di wilayah Timur Tengah, mayoritas penduduknya yang memeluk agama Islam, serta penggunaan alfabet Perso-Arab yang sekilas terlihat serupa.

Namun, penelusuran data sejarah dan demografi intelijen menunjukkan realitas yang sama sekali berbeda dengan asumsi publik.

​Secara rasial dan historis, orang Iran modern merupakan keturunan langsung dari bangsa Persia dan kelompok etnis Iranik lainnya. Mereka secara genetis dan kultural tergabung dalam rumpun ras Indo-Eropa.

Di sisi lain, bangsa Arab berasal dari rumpun bangsa Semit atau Afro-Asiatik. Perbedaan mendasar ini bukan sekadar identitas etnis di atas kertas.

Batas pemisah ini membentang sangat luas, meliputi perbedaan bahasa ibu, sejarah panjang kekaisaran masa lalu, hingga peninggalan kebudayaan yang terus dijaga eksistensinya sampai detik ini.