Perusahaan Juga Mulai Berubah

Tren ini didukung fakta global: permintaan terhadap gelar akademik mulai turun. Di sektor AI dan energi terbarukan di Inggris, kebutuhan terhadap lulusan bergelar turun 15% dalam lima tahun terakhir, sementara permintaan keterampilan teknis naik 21% (arXiv, 2023).

Perusahaan kini menilai kandidat bukan dari jurusan kuliahnya, tapi dari portofolio, proyek, dan keterampilan. Di dunia teknologi, bahkan gelar S1 bukan lagi keharusan—selama seseorang bisa membuktikan kemampuan.

Saatnya Mengubah Arah

Pendidikan bukan harus ditinggalkan. Tapi cara kita mendesainnya perlu dibongkar total. Kita butuh:

  • Sistem belajar yang fleksibel dan modular.
  • Kurikulum yang berbasis tantangan industri nyata.
  • Konektivitas langsung antara kampus dan dunia kerja.
  • Dan yang paling penting: mengubah pola pikir bahwa satu-satunya jalan sukses adalah lewat kuliah panjang.

Pendidikan Itu Penting, Tapi Harus Tepat Sasaran

Gelar bukan musuh. Tapi kalau pendidikan terus berada di jalur yang tak relevan, ia akan kehilangan maknanya.

Generasi muda Indonesia tidak kekurangan semangat. Yang mereka butuhkan adalah jalur yang logis dan layak untuk bisa hidup dari keterampilan mereka. Dan sistem pendidikan yang mendukung, bukan malah menjebak mereka dalam ilusi sukses semu.

Mungkin ini waktunya kita berhenti menanyakan, “kamu lulusan mana?”, dan mulai bertanya, “kamu bisa bikin apa?”.***