Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf. – NU Online

Yahya Membantah Bahas Pemakzulan

Di tengah memanasnya isu, Yahya Cholil Staquf hadir di arena Musyawarah Nasional XI MUI di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (21/11/2025). Ia mengatakan baru saja bertemu Wakil Rais Aam PBNU, KH Afifuddin Muhajir.

“Ketemu Kiai. Kiai Afif,” kata Yahya, Jumat (21/11/2025).

Saat ditanya apakah pembicaraan itu terkait desakan mundur, Yahya membantah. “Enggak. Ya, apa namanya, enggak ada (bahas pemakzulan),” ujarnya.

Ia menyebut pertemuan itu membahas rencana tapak tilas perjalanan KHR As’ad Syamsul Arifin. “Kita mau ada tapak tilas perjalanan Kiai As’ad,” katanya. Ia juga menepis pembahasan Muktamar PBNU 2026. “Enggak, masih lama,” ujarnya.

Gus Ipul Imbau Tenang

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh pengurus menjaga ketenangan. “Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan. Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman,” katanya, Jumat (21/11/2025).

Ia menegaskan seluruh proses berada di bawah otoritas Syuriyah PBNU. “Kita serahkan sepenuhnya kepada Rais Aam dan para wakilnya. Insyaallah semua akan diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Kubu Yahya Siapkan Konsolidasi PWNU

Di sisi lain, kubu Yahya dijadwalkan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh PWNU se-Indonesia pada Sabtu malam, 22 November 2025, di Hotel Novotel Samator, Surabaya.

Agenda itu tercantum dalam surat berkop PBNU Nomor 4760/PB.03/A.I.01.44/99/11/2025 tanggal 21 November 2025 yang ditandatangani Wakil Ketua Umum PBNU H. Amin Said Husni dan Wasekjen PBNU H. Faisal Saimima.

Seorang sumber menyebut pertemuan tersebut merupakan langkah konsolidasi menyikapi keputusan Syuriyah. Upaya konfirmasi hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan.***