Ribuan alumni MANPK lintas generasi menggelar Silatnas dan Munas di UINSA Surabaya, meneguhkan khidmat 39 tahun untuk pendidikan dan kepemimpinan bangsa.

KOSONGSATU.ID — Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi panggung konsolidasi strategis bagi ribuan alumni Madrasah Aliyah Negeri Program Khusus se-Indonesia di Amfiteater Gedung Twin Towers UIN Sunan Ampel Surabaya, Rabu, 28 Oktober 2026.

Pertemuan bertajuk Silaturahmi Nasional dan Musyawarah Nasional Mahasiswa Alumni MANPK ini merefleksikan 39 tahun perjalanan lembaga dalam melahirkan kader intelektual muslim berwawasan kebangsaan.

Khidmat 39 Tahun untuk Bangsa

Ketua Umum Ikatan Alumni MAPK, Profesor Masnun Tahir, menegaskan jejaring alumni madrasah khusus ini memikul tanggung jawab moral untuk menjaga nilai moderasi beragama dan kemajuan peradaban.

“Nilai luhur dan kebersamaan masa sekolah masih terasa hangat. Tepat pada momentum Sumpah Pemuda ini, kita kuatkan tekad berkhidmat pada agama dan bangsa,” kata Masnun yang juga Rektor UIN Mataram.

Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Profesor Masdar Hilmy, turut menyambut kehadiran para delegasi santri cendekia di kampus UINSA dan mendorong mereka menghasilkan gagasan besar yang berdampak nyata.

Dialog Tokoh dan Agenda Kelembagaan

Rangkaian acara hari pertama diisi penayangan kilas balik sejarah serta gelar wicara bersama tokoh nasional, antara lain Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin dan Pimpinan Baznas RI Rizaludin Kurniawan.

Hadir pula mantan Rektor UIN Surakarta Mudhofir Abdullah serta deretan akademisi guna membedah perluasan peran alumni di ranah publik, tata kelola pemerintahan, dan institusi pendidikan.

Pada hari kedua, musyawarah berfokus membedah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi mahasiswa alumni demi menajamkan peta jalan kepemimpinan generasi muda di masa depan. ***