Abbasi juga mengingatkan bahwa musuh menargetkan Iran saat ini murni karena negara tersebut secara aktif membela perjuangan rakyat yang tertindas di Gaza.
Sebagai langkah penutup, Abbasi mengajak pemimpin Al-Azhar untuk kembali bersatu di bawah naungan nilai-nilai keadilan Al-Qur’an. Ia menyerukan tindakan nyata melawan kejahatan Zionisme, bukan justru saling melemahkan sesama negara Islam.
Generasi mendatang dan sejarah, tegasnya, akan mencatat serta menghakimi setiap perkataan dan sikap diam para pemimpin Muslim di tengah krisis kemanusiaan ini.***
Halaman



1 Komentar
Syeikh Imran Nazar Hosein
Saya ingin berbicara dengan lembut, karena Iran telah menunjukkan integritas yang luar biasa dalam menentang Israel—sementara kita semua menundukkan ekor dan bersimpuh tunduk kepada Israel. Tidak demikian dengan Iran.
Mereka yang membenci Iran dan hanya melontarkan kata-kata kasar serta penuh kebencian tentang Iran—kini mereka tampak seperti keledai. Justru karena Iran menentang Israel, maka Israel menyerang Iran. Aku bertanya kepada keledai-keledai ini: apakah Israel menyerang Arab Saudi? Tidak. Israel tidak menyerang negara Arab mana pun, karena mereka semua tunduk kepada Israel. Tapi Iran? Iran menunjukkan integritas yang luar biasa.
Kedua, Iran menunjukkan keberanian yang luar biasa. Iran tidak mengkhianati umat ini. Maka marilah kita berbicara dengan lembut tentang Iran. Biarlah keledai-keledai itu meringkik dan terus melontarkan hal-hal keji tentang Iran, sementara kita menunjukkan rasa hormat kepada Iran