Pemerintah China mengecam serangan militer AS dan Israel terhadap Iran sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional.
KOSONGSATU.ID—Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (11/3/2026), menyatakan bahwa agresi militer AS-Israel terhadap Iran tidak bermanfaat bagi pihak mana pun.
“Perang AS-Israel terhadap Iran adalah perang yang seharusnya tidak pernah terjadi dan tidak menguntungkan siapa pun,” tegas Guo, sebagaimana dikutip ParsToday.
Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan tanpa otorisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Serangan terjadi saat negosiasi antara Teheran dan Washington masih berlangsung dengan mediasi sejumlah negara kawasan.
Desak Penghentian Segera Operasi Militer
Guo menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. “Kedaulatan, keamanan, serta integritas teritorial semua negara harus dihormati,” ujarnya.
China menyerukan penghentian segera operasi militer untuk mencegah eskalasi ketegangan lebih lanjut di kawasan.
Komitmen China untuk Perdamaian
Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, China menyatakan komitmennya terhadap perdamaian regional.
“China, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan teman tulus bagi negara-negara Asia Barat, tidak akan pernah menghentikan upayanya untuk perdamaian,” kata Guo.
Ia menegaskan bahwa suara China dalam membela keadilan tidak akan pernah terlambat.
Agresi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada fajar 28 Februari 2026. Serangan terjadi di tengah proses negosiasi tidak langsung antara Iran dan AS yang difasilitasi oleh beberapa negara kawasan.***




Tinggalkan Balasan