Di saat alergi dan gangguan imun kian menjadi problem kesehatan modern, riset dari kampus Muhammadiyah Yogyakarta justru menemukan jawabannya pada umbi lama yang nyaris terlupakan: uwi.
KOSONGSATU.ID—Guru Besar Biologi Molekuler Sri Nabawiyati Nurul Makiyah dari Universitas Muhammadiyah Yogyakartamengungkap potensi senyawa aktif dalam umbi uwi sebagai alternatif terapi alergi, penguat sistem imun, sekaligus penjaga kesehatan usus. Temuan ini menawarkan jalan yang lebih murah, mudah diakses, dan relatif aman—tanpa ketergantungan pada produk susu fermentasi probiotik yang kerap dipromosikan sebagai sumber bakteri baik.
Alergi Pangan dan Respons Sistem Imun
Alergi akibat makanan kini menjadi persoalan kesehatan yang terus meningkat. Secara imunologis, kondisi ini terjadi ketika sistem imun merespons zat tertentu secara berlebihan, memicu reaksi yang justru merugikan tubuh.
Dalam konteks inilah, Prof. Sri menaruh perhatian pada senyawa-senyawa alami yang berpotensi menjadi terapi alergi. Dari rangkaian penelitiannya, mayoritas kandidat tersebut berasal dari umbi-umbian—dan uwi muncul sebagai salah satu yang paling menjanjikan.
Uwi, menurutnya, berpotensi menjadi pangan fungsional yang berkontribusi langsung pada penguatan sistem imun. Namun hingga kini, pemanfaatannya masih jauh dari optimal, terpinggirkan oleh bahan pangan dan suplemen modern.
Saponin Steroid: Imunomodulator Alami
Umbi uwi diketahui mengandung senyawa saponin steroid, yang berfungsi meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh. Keunggulan utama senyawa ini terletak pada sifat alaminya, yang dinilai lebih mudah diserap tubuh dibandingkan imunomodulator berbahan sintetik.
“Karena berbahan sintetik, imunomodulator terkadang tidak mudah diserap tubuh dan dapat menimbulkan efek samping,” jelas Prof. Sri. Atas dasar itu, ia menilai pengembangan imunomodulator alami—seperti saponin steroid dari uwi—menjadi semakin relevan.




Tinggalkan Balasan