​Selain itu, kedaulatan sebuah wilayah ditegaskan tidak bisa direbut hanya melalui cuitan di media sosial, pengerahan kapal induk, atau pidato kampanye pemilihan umum semata.

​Klaim Kemenangan Trump

​Sebelumnya, Presiden Donald Trump memperkeruh situasi dengan mengklaim akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai teritori Amerika Serikat. Pernyataan itu ia sampaikan saat berkunjung ke Akademi Kepolisian Nassau County di New York pada Jumat, 14 Agustus 2026.

​Trump menyatakan Angkatan Laut Amerika Serikat tengah memberlakukan blokade total terhadap selat tersebut. Ia mengklaim tidak ada satu pun kapal yang diizinkan melintas tanpa persetujuan pemerintahannya.

​Merespons rentetan ancaman tersebut, pemerintah Iran menegaskan kesiapan mereka di lapangan. “Iran tidak terintimidasi oleh ancaman-ancaman dan tidak ciut nyalinya dalam menghadapi aksi unjuk kekuatan,” kata Gharibabadi.***