SMAN 1 Pontianak juga menyampaikan protes terbuka. Pihak sekolah menyoroti kurangnya fokus dewan juri, dugaan penggunaan relasi kuasa, serta tidak adanya proses konfirmasi memadai sebelum keputusan dilanjutkan.
Disdikbud Kalbar telah memanggil kepala sekolah dan tim pendamping SMAN 1 Pontianak. Faisal meminta pihak sekolah menempuh prosedur resmi peninjauan ulang kepada panitia MPR RI agar penyelesaian berjalan sesuai ketentuan lomba.***
Halaman


Tinggalkan Balasan