Nasib peta itu tragis. Kapal Flor de la Mar, yang membawa rampasan perang Portugis dari Malaka, karam di perairan Sumatera pada malam 20 November 1511. Peta itu tenggelam bersama ratusan artefak lain yang mungkin akan menulis ulang sejarah perjalanan umat manusia. Yang tersisa hanya kesaksian dalam surat Albuquerque kepada Raja Portugal — cukup sebagai bukti, tapi tidak cukup untuk mengembalikan apa yang telah hilang.

Hingga Pinggir Antartika

Pelaut Italia Lodovico di Varthema mencatat kesaksian seorang nakhoda Jawa yang pernah berlayar sangat jauh ke selatan — ke perairan yang begitu dingin, siang hanya berlangsung empat jam. Para ahli geografi modern menyimpulkan bahwa deskripsi itu menunjuk pada garis lintang 62 derajat selatan: tepian Samudra Selatan, perbatasan dengan Antartika. Magellan baru melewati ujung Amerika Selatan pada 1520. Jika kesaksian Varthema akurat, pelaut Jawa sudah di sana lebih dulu.

Di arah sebaliknya — ke barat — jejak mereka terbukti lebih pasti. Penelitian genetik dan linguistik modern mengonfirmasi bahwa leluhur masyarakat Madagaskar berasal dari Kalimantan. Sekitar 90 persen kosakata bahasa Malagasi bersumber dari bahasa Ma’anyan di lembah Sungai Barito. Suatu bangsa, ribuan tahun silam, mengarungi separuh keliling bumi dengan kapal kayu — dan menetap di sana.

Keruntuhan dari Dalam

Sejarawan Portugis João de Barros mencatat bangsa Jawa sebagai bangsa pemberani yang pantang dihina. Raffles, dalam The History of Java, memuji karakter asli masyarakat Jawa yang ramah dan jujur — sebelum ditindas oleh penjajahan. Namun kebesaran Majapahit tidak runtuh karena serangan armada asing. Ia hancur dari dalam: konflik suksesi, perang saudara, dan fragmentasi kekuasaan yang perlahan menggerus fondasi yang dibangun selama dua abad.

Geger Sepehi pada 1812 menambah luka. Pasukan Inggris di bawah komando Raffles menjarah Keraton Yogyakarta, mengangkut lebih dari 7.000 manuskrip kuno dan perhiasan kerajaan ke luar negeri. Ingatan kolektif yang seharusnya menjadi pijakan identitas bangsa — tercabut, dikemas, dan disimpan di lemari arsip benua lain.