Pada akhirnya, Ramadan tetaplah bulan yang penuh berkah. Namun, membiarkan rakyat berjuang sendirian melawan spekulan pangan setiap kali menjelang hari besar adalah ironi yang seharusnya tidak perlu dipelihara.

Keikhlasan beribadah memang urusan hamba dengan Tuhannya, tapi urusan perut dan kestabilan harga adalah mandat rakyat kepada penguasanya.

Selamat menunaikan ibadah Munggahan, meski dengan menu yang mungkin lebih sederhana tahun ini.***