Hingga berita ini ditulis, Kementerian ESDM belum memberikan tanggapan mengenai besaran penurunan harga, jenis BBM yang akan disesuaikan, serta kemungkinan keputusan berlaku pada 1 Juli 2026. 

Pertamax dan Pertamax Green merupakan BBM nonsubsidi yang menyasar sebagian konsumen kendaraan pribadi. Ekonom senior DBS Bank Radhika Rao memperkirakan kedua produk tersebut menyumbang sekitar 7 persen dari penjualan BBM domestik, sehingga perubahan harganya tetap memengaruhi beban transportasi kelompok pengguna Pertamax. 

“Formula rata-rata ini menjadi instrumen pengaman, baik saat harga naik maupun turun,” kata Iriawan.***