Pendaftaran SNBP 2026 bakal berakhir pada Rabu (15/2/2026). Setelah itu, siswa bersiap menanti pengumuman Maret.


KOSONGSATU.ID – Perjuangan tahap awal ratusan ribu siswa kelas XII di seluruh Indonesia resmi mencapai puncaknya. Masa pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 bakal ditutup oleh Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada Rabu (18/2/2026) sore. 

Penutupan ini menandai dimulainya fase krusial bagi para calon mahasiswa yang kini menggantungkan harapan mereka pada rekam jejak akademik selama lima semester terakhir.

Sejak Minggu dini hari, aktivitas pada portal resmi SNPMB dilaporkan mengalami lonjakan trafik yang signifikan. Para siswa berbondong-bondong melakukan finalisasi data, mengunggah portofolio bagi program studi seni dan olahraga, hingga memastikan proses “Simpan Permanen” telah tuntas dilakukan. 

Ketegangan menyelimuti menit-menit terakhir sebelum sistem secara otomatis mengunci seluruh akses perubahan data tepat pada pukul 15.00 WIB.

Panitia SNPMB menegaskan bahwa tidak akan ada masa perpanjangan pendaftaran bagi siswa yang lalai atau mengalami kendala teknis akibat menunda-nunda pendaftaran. Keputusan ini diambil demi menjaga jadwal seleksi agar tetap sinkron dengan kalender akademik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Nusantara.

“Kami mengimbau seluruh peserta untuk memastikan sudah melakukan ‘Simpan Permanen’ dan mengunduh Kartu Tanda Peserta. Siswa yang tidak memiliki kartu peserta dianggap mengundurkan diri,” ujar perwakilan Panitia SNPMB dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu (15/2/2026). 

Kartu tanda peserta tersebut merupakan dokumen vital yang harus disimpan dengan baik sebagai bukti sah keikutsertaan dalam seleksi jalur prestasi tahun ini.

Tahapan Verifikasi dan Pemeringkatan Internal PTN

Setelah pendaftaran ditutup, tugas beralih ke tangan panitia pusat dan masing-masing PTN tujuan. Proses seleksi SNBP bukanlah sekadar membandingkan angka-angka rapor secara mentah. Terdapat mekanisme berlapis yang melibatkan validasi nilai, pemeringkatan berdasarkan prestasi pendukung, hingga analisis terhadap indeks sekolah asal siswa.