Jejak itu tidak menjawab seluruh pertanyaan. Siapa pembuatnya, bagaimana mereka tiba di pulau-pulau Wallacea, dan cerita apa yang mereka simpan di balik gambar-gambar itu masih menunggu penelitian berikutnya.
Tetapi justru karena belum seluruhnya terjawab, Nusantara memiliki alasan kuat untuk terus menggali, mencatat, dan menulis dirinya sendiri—dengan kesabaran ilmiah, bukan dengan sensasi.***
SUMBER TERKONFIRMASI:
- Leang Karampuang 51.200 tahun: Oktaviana et al., Nature 631, 814–818 (Juli 2024) — terverifikasi
- Leang Tedongnge >45.500 tahun: Aubert et al., Science Advances (2021) — terverifikasi
- Gunung Padang retraction: Wiley/Archaeological Prospection, Maret 2024 — terverifikasi
- UNESCO WHS Indonesia (10 situs): whc.unesco.org — terverifikasi
Halaman



Tinggalkan Balasan