Dibangun dalam empat bulan dari iuran buruh tanpa sepeser pun dana negara, Museum Marsinah di Nganjuk berdiri tepat di samping rumah masa kecil sang pahlawan.
KOSONGSATU.ID — Di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, berdiri sebuah museum yang lahir dari keringat kolektif — bukan anggaran negara.
Museum Ibu Marsinah yang diresmikan Presiden Prabowo, Sabtu (16/5/2026), dibangun di atas lahan seluas 938,6 meter persegi, persis di samping rumah masa kecil sang pahlawan buruh.
“Museum Marsinah siapa yang bangun? Saya tegaskan sekali lagi, bukan APBN. Tidak ada APBN, Kemnaker atau mana pun. KSPSI yang membangun. Dengan dana iuran anggota kami, sebagian besar, dan saya menambahkan,” kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, 4 Mei 2026.
Empat Bulan, Satu Mimpi Buruh
Peletakan batu pertama dilakukan pada 27 Desember 2025. Dari titik itu, ribuan buruh bergotong-royong menanggung biaya pembangunan melalui iuran mandiri.
Halaman



Tinggalkan Balasan