Mbah Ratu merupakan gelar yang disematkan warga Tionghoa kepada Laksamana Cheng Ho. Sosok ini dinilai berjasa dalam penyebaran agama Islam.

Meski memiliki nuansa Islami, penghormatan kepada Cheng Ho tidak terbatas pada satu kelompok. Warga Tionghoa non-Islam tetap menghormatinya. Masyarakat Jawa pun ikut menjaga tradisi di klenteng tersebut.

Karena itu, Klenteng Sam Poo Tay Djien menjadi ruang pertemuan lintas budaya. Warga Tionghoa, Jawa, hingga umat Islam datang dan beribadah di tempat yang sama.***