Dibangun dari donasi rakyat Indonesia, RS Indonesia di Gaza kini dinodai spanduk operasi perang Israel. MER-C dan Jakarta menuntut Israel angkat kaki — dan dunia diminta tak tinggal diam.
KOSONGSATU.ID – Pasukan Israel memasang spanduk besar “Rising Lion” di bangunan Rumah Sakit Indonesia yang hancur di Jabalia, Gaza utara — bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Israel ke-78, dari Selasa hingga Rabu (21–22/4/2026).
“Rising Lion” bukan sekadar simbol perayaan. Istilah itu merujuk langsung pada nama operasi militer Israel terhadap Iran yang berlangsung pada Juni 2025 — menjadikan atap rumah sakit kemanusiaan itu panggung propaganda perang aktif.
Foto spanduk tersebut pertama beredar di kanal Telegram Israel sejak Senin (21/4/2026), disertai pesan dari batalyon 9208 Brigade Negev yang menyebut mereka “menyambut Hari Kemerdekaan di Rumah Sakit Indonesia, Jabalia.”
Kejahatan Kemanusiaan, Bukan Insiden
MER-C Indonesia mengutuk keras: “Penguasaan wilayah Gaza utara oleh penjajah Israel adalah kejahatan kemanusiaan dan penyalahgunaan fungsi bangunan RS Indonesia juga merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional,” demikian pernyataan tertulis organisasi itu di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ketua Presidium MER-C, dr. Hadiki Habib, membenarkan keaslian foto yang viral dan menegaskan RS Indonesia adalah simbol kemanusiaan — bukan bagian dari konflik bersenjata manapun.




Tinggalkan Balasan