Lee Jae-myung membagikan rekaman tentara Israel mendorong jenazah warga Palestina dari atap. Kemlu Israel membalas: “Anda menggali cerita lama untuk sentimen anti-Israel.”


KOSONGSATU.ID – Hubungan diplomatik Korea Selatan dan Israel berada dalam fase tegang. Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, secara terbuka mengkritik tindakan brutal Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang menyasar warga sipil Palestina.

Ketegangan memuncak menjadi adu argumen publik setelah Israel merespons kritik tersebut dengan nada defensif.

Pemicu utama perselisihan ini berawal pada Jumat (10/4/2026). Presiden Lee membagikan sebuah video melalui akun media sosial X pribadinya.

Video yang telah diverifikasi Al Jazeera itu menampilkan tentara Israel di kota Qabatiya, Tepi Barat, pada September 2024.

Dalam rekaman tersebut, tentara Israel terlihat mendorong tubuh seorang pria Palestina yang sudah tampak tak bernyawa dari atas atap sebuah gedung. Sebelum menjatuhkan tubuh korban, seorang prajurit bahkan sempat menendangnya.

Insiden hari itu mencatat total tiga warga Palestina yang tentara Israel lempar dari atas atap.