Dexlite melonjak Rp9.400 per liter hanya dalam 17 hari. Kenaikan tajam ini langsung memperlebar jarak harga dengan Biosolar dan berpotensi menekan pengguna diesel nonsubsidi.


KOSONGSATU.ID – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Mengutip laporan ANTARA yang merujuk laman resmi Pertamina, harga Dexlite untuk wilayah DKI Jakarta ditetapkan Rp23.600 per liter. 

Angka itu naik Rp9.400 per liter dari harga per 1 April 2026 yang masih berada di level Rp14.200 per liter. Kenaikan dalam waktu kurang dari tiga pekan itu membuat harga Dexlite melonjak sekitar 66 persen dibanding posisi awal bulan. Rujukan harga lama ini tercatat dalam rilis resmi Pertamina Patra Niaga. 

Kenaikan juga terjadi pada Pertamina Dex yang naik dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter, serta Pertamax Turbo dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Sementara itu, harga Pertamax, Pertalite, dan Biosolar tercatat tetap. 

Jurang Harga dengan Biosolar

Dengan harga Biosolar yang tetap Rp6.800 per liter, selisih dengan Dexlite kini mencapai Rp16.800 per liter. Disparitas ini berpotensi menjadi perhatian bagi pelaku usaha yang mengandalkan kendaraan diesel, terutama di sektor distribusi dan angkutan barang. 

Dalam rilis resmi per 1 April 2026, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun sebelumnya mengatakan, “Perusahaan mengikuti arahan kebijakan pemerintah untuk tidak ada penyesuaian harga BBM, baik nonsubsidi maupun bersubsidi.”

Namun, hingga Sabtu, 18 April 2026, belum ditemukan keterangan resmi baru dari Pertamina Patra Niaga yang menjelaskan lonjakan harga terbaru itu. 

Karena itu, publik masih menunggu penjelasan resmi mengenai dasar penyesuaian harga kali ini, terutama karena lonjakannya jauh lebih tinggi dibanding perubahan harga nonsubsidi pada periode-periode sebelumnya.***