Kata-kata tanpa makna milik Gen Alpha ternyata bukan sekadar lelucon. Ada sains di balik absurditasnya.
KOSONGSATU.ID — Sebelum menghakimi anak yang berteriak “skibidi sigma rizz” di depan layar, ada baiknya tahu dulu: perilaku itu punya penjelasan ilmiah yang lebih serius dari yang terlihat.
Istilah seperti skibidi, sigma, dan brainrot yang meledak di TikTok bukan lahir dari kekosongan makna.
Penelitian peer-reviewed yang terbit di ScienceDirect pada 2026 — berdasarkan wawancara mendalam dengan 24 pengguna berusia 13–26 tahun — menemukan bahwa konsumsi konten brainrot memiliki empat fungsi utama yang terukur: pengalaman estetis melalui absurditas yang disengaja, perlawanan terhadap eksploitasi attention economy, pembentukan ikatan sosial antargenerasi, dan pelarian (escapism) dari kejenuhan digital.
Bukan karena otaknya rusak. Justru sebaliknya.
Escapism Itu Mekanisme Bertahan
Dalam psikologi, escapism atau pelarian kognitif adalah respons adaptif yang normal ketika seseorang menghadapi tekanan berlebih. Gen Alpha — yang lahir antara 2010 dan 2025 menurut demografer Mark McCrindle — tumbuh di lingkungan yang terus menuntut produktivitas, performa akademik, dan kehadiran digital yang konstan. Konten absurd tanpa logika menawarkan jeda kognitif tanpa beban.
Ini bukan pelarian yang pasif. Penelitian ScienceDirect tersebut secara eksplisit menyebut bahwa Gen Z dan Alpha mengonsumsi brainrot sebagai cara merebut kembali kendali dalam ekosistem media yang eksploitatif — bukan menyerah padanya.
Bahasa Sebagai Penanda Batas Sosial
Secara sosiolinguistik, slang berfungsi sebagai pembatas antara kelompok in-group dan out-group. Ketika seorang Gen Alpha menyebut sesuatu “no cap” atau “rizz“, ia sedang melakukan lebih dari sekadar berkomunikasi — ia sedang menegaskan keanggotaan dalam komunitas digital yang spesifik.
Prof. Wayan dari Universitas Airlangga menyebut bahasa Gen Alpha sebagai “identitas sosial” generasi ini — sesuatu yang wajar dalam dinamika evolusi bahasa antargenerasi, selama tidak merambah ke ranah formal.




Tinggalkan Balasan