OJK peringatkan lonjakan love scam jelang Valentine dengan total kerugian mencapai Rp49,19 miliar. Penipuan berkedok asmara ini sering kali menggunakan modus hadiah palsu dan biaya tebusan bea cukai.
KOSONGSATU.ID — Di tengah kemeriahan perayaan Valentine, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan peringatan serius terkait melonjaknya kasus love scam atau penipuan berkedok asmara daring.
Hingga akhir tahun 2025, tercatat sebanyak 3.494 laporan masuk ke Indonesia Anti Scam Center dengan akumulasi kerugian mencapai Rp49,19 miliar.
Data ini menunjukkan bahwa manipulasi emosional di ruang digital kini menjadi ancaman finansial yang sangat nyata. OJK menyebut love scam sebagai salah satu tren kejahatan finansial digital yang paling masif, kerap melibatkan sindikat terorganisasi bahkan lintas negara.
Modus Hadiah Palsu dan Tekanan Bea Cukai
Pola penipuan ini biasanya dimulai dari aplikasi kencan seperti Tinder atau Bumble. Pelaku membangun kedekatan emosional secara intens sebelum akhirnya melancarkan skema gift scam.



1 Komentar