Gempa dangkal sedalam 5 km kembali mengguncang. Ahli ingatkan pentingnya waspada sesar darat.


KOSONGSATU.ID—Sebuah gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Gunung Kidul, pada Kamis pagi.

Kejadian pada tanggal 12 Februari 2026 pukul 08.21 WIB ini memiliki karakteristik yang patut dicermati.

BMKG mengidentifikasi gempa ini memiliki kekuatan M 3.1 dengan episenter di koordinat 7.89 LS dan 110.51 BT.

Lokasi tersebut menempatkan pusat gempa di daratan, berjarak 16 kilometer dari Barat Laut Gunung Kidul.

Fakta teknis yang paling krusial adalah kedalaman sumber gempa atau hiposenter yang hanya 5 kilometer.

Gempa dengan kedalaman dangkal di daratan memiliki risiko guncangan yang lebih terasa dibanding gempa laut dalam.

Getaran dari kedalaman 5 kilometer tidak memiliki banyak ruang untuk teredam sebelum mencapai permukaan tanah.

Hal ini menjelaskan mengapa getaran tetap dirasakan hingga wilayah Bantul meski magnitudonya di bawah 4.0.

Skala intensitas gempa terukur pada level II MMI, yang artinya getaran dirasakan nyata oleh sebagian orang.

Pentingnya Mitigasi Sesar Darat

Peristiwa pagi ini menjadi pengingat penting bagi warga Yogyakarta tentang karakteristik bahaya di wilayahnya.

Selama ini, perhatian publik sering tersita pada potensi gempa Megathrust di laut selatan.

Padahal, ancaman dari sesar aktif di daratan juga nyata dan kerap terjadi sewaktu-waktu.

Gempa darat seperti ini bisa merusak jika memiliki magnitudo yang lebih besar atau struktur bangunan yang lemah.

Untungnya, laporan hingga pukul 09.37 WIB menyatakan tidak ada kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa kali ini.

BMKG juga memastikan tidak ada anomali permukaan air laut atau potensi tsunami dari kejadian ini.

Masyarakat diharapkan menjadikan peristiwa ini sebagai momentum mengecek kualitas bangunan rumah masing-masing.

Struktur bangunan yang tahan gempa adalah kunci keselamatan utama dalam menghadapi gempa bumi tipe apa pun.

Terus pantau informasi terkini dari aplikasi atau kanal resmi BMKG untuk mendapatkan data yang akurat.***