Google mengumumkan Gemini 4 Carbon pada 28 Oktober 2026. Model AI ini unggul dalam coding dan keamanan siber, namun aksesnya dibatasi secara bertahap.
KOSONGSATU.ID – Google mengumumkan Gemini 4 Carbon pada Rabu (28/10/2026). Model kecerdasan buatan ini dirancang untuk menangani pekerjaan coding kompleks, menjalankan tugas secara mandiri, membantu menemukan celah keamanan siber, menelusuri penyebab bug, menganalisis kode, dan menyiapkan perbaikan.
Ini menyusul Gemini 4 Argon yang diperkenalkan awal Oktober. Peluncuran tersebut memanaskan persaingan dengan OpenAI dan Anthropic dalam pengembangan AI untuk pemrograman dan pekerjaan teknis.
Alasan Pembatasan Akses
Akses dibatasi karena kemampuan dalam keamanan siber berpotensi disalahgunakan. Google merilis model secara bertahap dan memprioritaskan pihak di pertahanan keamanan siber.
Akses awal diberikan kepada sekelompok cyber defenders, kemudian diperluas ke mitra tepercaya melalui Fairwind Program. Google mengikuti pengujian sukarela pemerintah Amerika Serikat sebelum peluncuran.
Belum ada tanggal pasti untuk akses umum, termasuk di Indonesia. Perlindungan mencakup mekanisme pencegahan penggunaan berbahaya dan peningkatan ketahanan terhadap prompt injection, yaitu teknik menyisipkan instruksi berbahaya untuk mengelabui AI.
Kemampuan dan Hasil Pengujian
Google menyatakan tim internal telah mengamati Carbon bekerja selama berhari-hari untuk tugas teknis. Model ini menonjol sebagai pengembangan AI yang lebih mandiri dibandingkan sebelumnya, dengan fokus pada rangkaian pekerjaan teknis independen.
Dalam pengujian internal, Carbon mencatat hasil SEC-bench Pro 88,2 persen, ExploitGym 54,8 persen, dan CWE-bench 71 persen. Angka tersebut berasal dari Google dan belum diverifikasi secara independen.
Carbon menempati peringkat pertama pada Artificial Analysis Intelligence Index v5.0 dengan skor 59.
Harga dan Rencana Pembukaan
Harga pengenalan ditetapkan USD 2 per satu juta token input dan USD 10 per satu juta token output. Biaya tersebut untuk pemrosesan melalui layanan AI, bukan paket berlangganan.
Google berencana membuka akses lebih luas kepada pengembang, perusahaan, dan konsumen sesegera mungkin. Hingga kini, model belum tersedia secara bebas untuk semua pengguna.***



Tinggalkan Balasan