Dua remaja Iran viral usai menyindir serangan Israel yang merusak situs bersejarah, menyebut Israel tak punya sejarah sebanding.
KOSONGSATU. ID – Sebuah video pendek dari akun Instagram @dailyfactnews2 belakangan menyita perhatian publik dunia. Dalam rekaman tersebut, dua remaja putri Iran menjawab pertanyaan tentang hal apa yang paling menyakitkan dari eskalasi konflik dengan Israel.
Jawaban kedua remaja tersebut meluncur tajam dan penuh ironi. Mereka menyoroti kerusakan warisan budaya yang tak tergantikan.
”Yang paling menyakitkan adalah mereka menyerang situs bersejarah Iran,” ungkap salah satu remaja dalam video tersebut. Ia kemudian menambahkan kalimat yang langsung memicu perdebatan di dunia maya, “Dan kami tak bisa membalasnya karena mereka tidak punya situs bersejarah sama sekali.”
Pernyataan ini memantik berbagai reaksi. Terlepas dari panasnya geopolitik Timur Tengah, ucapan mereka kembali mengingatkan dunia akan status Iran sebagai rumah bagi salah satu peradaban tertua di muka bumi.
Kekaisaran Persia kuno mewariskan jejak sejarah agung yang bernilai tinggi bagi umat manusia.
View this post on Instagram
Mengintip Jejak Peradaban Agung Persia
Iran memang menyimpan harta karun peradaban yang membentang ribuan tahun. Sebagai bukti, berikut adalah beberapa situs bersejarah ikonik yang menjadi kebanggaan rakyat Iran:
- Persepolis: Reruntuhan megah ini dulunya berdiri sebagai ibu kota seremonial Kekaisaran Achaemenid sekitar tahun 515 SM. Pengunjung masih bisa mengagumi gerbang raksasa, relief tentara yang sangat detail, serta pilar-pilar menjulang yang menjadi saksi bisu kekuatan Persia di masa lalu.
- Pasargadae: Berfungsi sebagai ibu kota pertama kekaisaran, situs ini menyimpan makam Cyrus yang Agung (Cyrus the Great). Meski tampilannya lebih sederhana dari Persepolis, nilai sejarahnya sangatlah monumental.
- Naqsh-e Rustam: Nekropolis raksasa ini memamerkan makam raja-raja besar seperti Darius I dan Xerxes I. Para pekerja zaman dahulu memahat makam ini langsung ke dinding tebing, lengkap dengan ukiran relief yang luar biasa presisi.
- Naqsh-e Jahan Square: Terletak di Isfahan, area ini masuk jajaran alun-alun terbesar di dunia. Bangunan ikonik era Safawi mengelilingi tempat ini, mulai dari Masjid Shah, Masjid Sheikh Lotfollah, hingga Istana Ali Qapu.
- Ziggurat Chogha Zanbil: Peradaban Elam membangun struktur piramida berundak ini sekitar tahun 1250 SM. Bangunan ini bertahan kokoh sebagai salah satu ziggurat terbaik di luar wilayah Mesopotamia.
- Kota Tua Yazd: Sebagai salah satu kota tertua di dunia yang terus berpenghuni, Yazd menawarkan pesona sistem badgir (penangkap angin) tradisional. Kota ini juga menjadi pusat spiritual agama Zoroaster, menyimpan Menara Keheningan dan kuil api suci yang apinya konon tak pernah padam selama 1.500 tahun.
- Sistem Hidrolik Historis Shushtar: Mahakarya teknik sipil kuno ini membuktikan kecerdasan luar biasa nenek moyang bangsa Iran. Mereka membangun jaringan kanal, bendungan, dan terowongan untuk mengelola air, yang wujudnya masih memukau teknisi modern hingga hari ini.
Warisan yang Melampaui Konflik
Konflik bersenjata selalu membawa duka, namun merusak warisan sejarah berarti menghapus memori kolektif umat manusia. Sindiran kedua remaja putri Iran tersebut membuka mata kita bahwa peninggalan masa lalu mengikat emosi dan identitas suatu bangsa.




Tinggalkan Balasan