Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, Forkopimcam, relawan, dan warga langsung bergerak sejak Minggu dini hari. Kapolsek Gebog, Siswanto, memastikan proses evakuasi berjalan progresif.
“Saat ini sedang mengevakuasi material longsor menuju Dukuh Semliro. Bisa dilihat material longsor menutup jalan menuju Semliro. Untuk sementara akses kendaraan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujar Siswanto saat memimpin evakuasi, Minggu (8/3/2026).
Pada pukul 12.45 WIB, jalan utama kembali dapat dilalui secara bertahap. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Waspada Longsor Susulan
BPBD Kudus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih ada. Berdasarkan pemetaan kerawanan, terdapat 13 desa di Kudus yang berada di zona merah tanah longsor.
Mitigasi struktural jangka panjang seperti pembuatan talud penahan tanah dinilai mendesak untuk menyelamatkan permukiman warga. Pemantauan kestabilan lereng secara berkala juga diperlukan selama cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut.***




Tinggalkan Balasan