Aceh Minta Dukungan PBB

Pemerintah Provinsi Aceh resmi mengajukan permintaan bantuan kepada dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni UNDP dan UNICEF.

“Secara khusus Pemerintah Aceh telah menyampaikan permintaan keterlibatan beberapa lembaga internasional, seperti UNDP dan UNICEF,” ujar Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Minggu (14/12/2025).

Saat ini tercatat 77 lembaga kemanusiaan dengan 1.960 relawan telah berada di Aceh. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan respons darurat.

PBB di Indonesia menyatakan terus memantau situasi dan siap memperkuat dukungan teknis melalui kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah.

UNDP dan UNICEF Fokus Pemulihan Dini dan Anak

UNDP Indonesia mengonfirmasi telah menerima permintaan resmi dari Pemerintah Aceh dan tengah melakukan peninjauan untuk mendukung fase pemulihan dini (early recovery) sesuai mandatnya.

UNICEF juga menyampaikan simpati kepada anak-anak dan keluarga terdampak. Organisasi tersebut sedang menelaah kebutuhan prioritas, terutama di bidang perlindungan dan kesejahteraan anak, melalui koordinasi dengan otoritas nasional dan daerah.

“UNICEF tetap berkomitmen penuh dan siap memberikan dukungan lebih lanjut terhadap respons yang dipimpin oleh pemerintah,” tulis UNICEF dalam pernyataan resminya.

Prabowo: Indonesia Masih Mampu Tangani Bencana

Presiden RI Prabowo Subianto membahas penanganan banjir dan longsor di Sumatera dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Presiden mengungkap sejumlah kepala negara sahabat telah menawarkan bantuan kemanusiaan kepada Indonesia.

“Saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara ingin kirim bantuan,” ujar Prabowo.

Namun, Prabowo menegaskan pemerintah Indonesia masih mampu menangani bencana secara mandiri. “Saya bilang terima kasih atas perhatian Anda. Kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini,” tegasnya.***