Rencana operasi darat AS ke Iran dikritik karena berisiko memicu perang panjang, mahal, dan sulit dimenangkan.
KOSONGSATU.ID — Wacana pengerahan pasukan pasukan darat Amerika Serikat ke Iran memicu kritik keras di Washington. Di tengah penambahan personel militer AS ke kawasan, sejumlah legislator menilai langkah itu amat berbahaya.
Presiden Donald Trump belum memberi persetujuan untuk invasi darat. Namun, pembahasan opsi militer yang lebih agresif sudah memicu kekhawatiran soal perang panjang tanpa jalan keluar yang jelas.
Senator Richard Blumenthal, anggota senior Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata Senat, mengaku marah usai menerima pengarahan tertutup soal perang Iran. Ia menilai tujuan dan strategi perang itu tidak jelas.
Kritik itu tidak berdiri sendiri. Sejumlah anggota parlemen dan analis keamanan juga mempertanyakan manfaat operasi darat dibanding risiko besar yang harus ditanggung militer Amerika.
Benteng Alam yang Sulit Ditembus
Iran bukan medan perang yang mudah. Negara itu memiliki wilayah sangat luas, dipagari pegunungan, dataran tinggi, dan gurun yang membuat operasi darat jauh lebih rumit dibanding perang di medan terbuka.
Jalur masuk yang terbatas membuat pergerakan pasukan besar rawan disergap. Skenario inilah yang paling dikhawatirkan para pengkritik di Washington: perang bisa berubah menjadi konflik panjang yang menguras biaya dan tenaga.





0 Komentar