Fokus pada Kehadiran AS dan Israel
Boroujerdi menegaskan Iran tetap menghormati kedaulatan negara-negara Teluk.
Ia menyebut konfrontasi utama negaranya bukan dengan negara Arab, melainkan dengan Amerika Serikat dan Israel.
“Kami tidak pernah mengancam negara tetangga kami secara spesifik, tetapi kami memberikan penghormatan terhadap negara-negara tetangga dan sangatlah menghormati mereka. Dikarenakan bagi kami musuh kami hanyalah Amerika Serikat dan Rezim Zionis Israel,” tegasnya.
Ia juga meminta organisasi Developing-8 atau D8 mengambil sikap tegas.
Menurutnya, D8 perlu mengutuk serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
“Kutukan yang keras dan serius adalah langkah pertama. Setelah kutukan disampaikan, kami baru bisa mengambil ke langkah berikutnya,” ujarnya.
Boroujerdi berharap Indonesia sebagai tuan rumah KTT D8 tahun ini dapat mendorong solidaritas terhadap Iran.
“Tahun ini Republik Indonesia menyelenggarakan KTT D8 dan kami ingin D8 berdiri pada sisi yang benar dari sejarah dan memberikan kutukan yang serius terhadap penyerangan yang terjadi kepada negara kami,” tutupnya.***




Tinggalkan Balasan