Bulan terus menjauh dari Bumi sekitar 2,5–3,8 sentimeter per tahun. Dampaknya bukan bencana cepat, melainkan perubahan sangat lambat pada panjang hari dan pasang laut.


KOSONGSATU.ID – Bulan tidak benar-benar diam mengitari Bumi. Satelit alami itu perlahan bergerak menjauh akibat interaksi gravitasi dengan lautan dan rotasi Bumi. NASA mencatat Bulan rata-rata berada sejauh 384.400 kilometer dari Bumi dan terus menjauh sekitar satu inci per tahun.

Fenomena ini terjadi karena tarikan gravitasi Bulan membentuk tonjolan pasang surut di lautan. Ketika Bumi berputar lebih cepat daripada orbit Bulan, tonjolan air itu sedikit “menarik” Bulan ke depan. Energi rotasi Bumi berpindah ke orbit Bulan.

Hari Makin Panjang, Tapi Amat Lambat

Dampaknya, rotasi Bumi melambat sangat kecil. NASA menyebut gesekan pasang surut Bulan selama miliaran tahun menjadi penyebab utama bertambahnya panjang hari di Bumi, rata-rata sekitar 2,4 milidetik per abad.