“Islam is progress. Islam itu kemajuan,” tulis Soekarno dengan penuh semangat.

Bagi Bung Karno, umat Islam harus kembali menduduki “singgasana rasionalisme” seperti pada zaman keemasan Mu’tazilah, Ibnu Sina, dan Ibnu Rusyd. Ia ingin umat Islam mengambil “api” sejarahnya, bukan sekadar memuja “abu” atau sisa-sisa kejayaan masa lalu yang sudah membatu dalam tradisi yang tidak relevan.

Refleksi untuk Zaman Kontemporer

Kritik Soekarno ini tetap relevan hingga hari ini. Di tengah banjir informasi melalui media sosial seperti YouTube, masyarakat mulai kritis terhadap klaim superioritas klan atau garis keturunan tertentu. Refleksi ini bukan untuk menyebar kebencian terhadap para habib atau dzuriat Rasul, melainkan sebuah ajakan untuk kembali pada esensi akhlak dan ilmu.

Tokoh-tokoh seperti Habib Quraish Shihab atau Habib Umar al-Hafiz membuktikan bahwa kehormatan sejati tidak lahir dari klaim sepihak, melainkan dari kedalaman ilmu dan keteladanan yang nyata di tengah umat. Soekarno mengingatkan kita bahwa di hadapan kemajuan bangsa, semua elemen harus melebur tanpa merasa lebih tinggi dari yang lain.

Pada akhirnya, sejarah adalah guru yang jujur. Kritik Soekarno terhadap Hadramautisme adalah pengingat agar kita tidak terjebak dalam fanatisme golongan yang melumpuhkan akal sehat.

Untuk menjadi bangsa yang besar, kita membutuhkan Islam yang bergerak, Islam yang bernalar, dan Islam yang menjadi rahmat bagi seluruh alam—sebuah “Api Islam” yang terus menyala melampaui sekat-sekat etnisitas.***


Daftar Pustaka

  • Adam, Asvi Warman. (2009). Membongkar Manipulasi Sejarah. Jakarta: Kompas.
  • Azra, Azyumardi. (2004). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. Jakarta: Kencana.
  • Baswedan, A.R. (2014). Sumpah Pemuda Keturunan Arab. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
  • Soekarno. (1964). Di Bawah Bendera Revolusi: Jilid Pertama. Jakarta: Panitja Penerbit Di Bawah Bendera Revolusi.
  • Steenbrink, Karel. (1984). Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke-19. Jakarta: Bulan Bintang.