BINLAT dan laboratorium karakter disiapkan di Kediri untuk penguatan SDM menuju Indonesia Emas 2045.


KOSONGSATU.ID—Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri bersama lintas sektor Pemerintah Kabupaten Kediri akan meluncurkan Pilot Project Pembinaan dan Pelatihan (BINLAT) serta Laboratorium Karakter Jati Diri Bangsa.

Program tersebut dijadwalkan dibuka pada Minggu, 25 Januari 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

BINLAT dan laboratorium karakter dirancang menyasar generasi muda. Mulai pelajar SMP/MTs, SMA/MA, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Arah utamanya adalah penguatan sumber daya manusia dan pendidikan karakter. Program ini diposisikan sebagai bagian dari ikhtiar menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ketua Umum Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri, R.M. Suhardono, S.E., menyebut peluncuran program sebagai ikhtiar kebangsaan yang sejalan dengan agenda nasional pemerintahan Prabowo Subianto.

“Sebagai warga negara Indonesia yang senantiasa mencintai tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya Asta Cita Bapak Presiden,” ujar Suhardono, Jumat (23/01/2026).

Ia menekankan dukungan tersebut terutama pada penguatan pembangunan sumber daya manusia dan pendidikan. Suhardono juga menyatakan optimisme terhadap target Indonesia Emas 2045.

“Kami yakin dan berharap Indonesia Emas 2045 dapat terwujud. Indonesia Emas, bukan Indonesia Cemas,” katanya.

Dukungan Lintas Sektor Daerah

Suhardono mengapresiasi dukungan lintas sektor Pemerintah Kabupaten Kediri. Dukungan itu datang dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) serta Polres Kediri.

Menurutnya, dukungan tersebut terwujud melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor. Rapat digelar di Kantor Bakesbangpol Kabupaten Kediri pada Senin (19/01/2026).

“Spirit dari pilot project BINLAT dan Laboratorium Karakter Jati Diri Bangsa ini adalah menumbuhkan cinta tanah air, mendukung Asta Cita Presiden, sekaligus menindaklanjuti hasil rapat koordinasi lintas sektor,” ujarnya.

Pembukaan pilot project direncanakan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri. Sejumlah dinas terkait juga dijadwalkan hadir.

Kepala Pilot Project BINLAT dan Laboratorium Karakter Jati Diri Bangsa, Kushartono, menyampaikan pihaknya telah mengirim undangan kepada para pemangku kepentingan daerah.

Undangan ditujukan kepada Bupati Kediri, Kapolres, Dandim, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Kediri. Sejumlah perangkat daerah turut diundang.

“Kami juga mengundang Bakesbangpol, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Pariwisata, dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah,” ujar Kushartono.

Sebagian instansi tersebut diharapkan bersedia menjadi tim monitoring dan evaluasi program.

Ia menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pembangunan karakter bangsa. Pemanfaatan cagar budaya sebagai sarana edukasi diharapkan memberi nilai tambah.

Melalui sinergi daerah dan pengelolaan situs bersejarah, BINLAT Kediri diharapkan menjadi role model pembangunan karakter bangsa dari tingkat lokal hingga nasional.***