Sang kakek, Raden Hardjodikromo, punya jejak panjang sebagai carik di Wirosari sebelum akhirnya hijrah ke Tulungagung.
KOSONGSATU.ID – Masyarakat luas lebih sering mengaitkan asal-usul keluarga Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dengan Blitar atau Tulungagung. Namun, penelusuran sejarah mengungkap fakta menarik bahwa urat nadi keturunan Bung Karno terhubung kuat ke Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Di wilayah inilah kakek Bung Karno, Raden Hardjodikromo, lahir dan sempat mengabdi sebagai pamong desa sebelum akhirnya pindah ke Jawa Timur.
Dua Versi Silsilah dan Telaah dalam “Grobogan Untold Story”
Melacak garis keturunan ini membawa kita pada dua narasi sejarah. Buku Ayah Bunda Bung Karno karya Nurinwa Ki S. Hendrowinoto (2002) mencatat kakek buyut Bung Karno bernama Raden Danoewikromo, putra Pangeran Harya Mangkudiningrat yang juga cucu Sultan Hamengku Buwono II.
Saat Perang Diponegoro (1825–1830) berkecamuk, Raden Danoewikromo turut memimpin perlawanan pemuda sebayanya melawan kolonial Belanda di Desa Kalirejo, Wirosari. Sementara itu, Sugeng Haryadi dalam Menyingkap Asal-usul Bung Karno (1998) menyebutkan bahwa Raden Danoewikromo adalah putra Raden Mangoendiwirjo I, seorang Wedana Pamajekan di Wirosari.
Budayawan dan sejarawan Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti, membedah kepingan silsilah ini secara komprehensif dalam bukunya yang terbit Juni 2025 bertajuk Grobogan Untold Story: Tokoh, Tradisi, dan Kuliner. Melalui buku tersebut, Asti memberikan analisis mendalam bahwa kedua versi narasi sejarah ini sebenarnya saling beririsan, memiliki banyak kesamaan, dan justru saling melengkapi.
Menurut pembahasan Asti dalam bukunya, perbedaan pandangan terkait nama ayah Raden Danoewikromo bermuara pada satu simpulan historis yang kuat: Pangeran Harya Mangkudiningrat dan R. Mangoendiwirjo I sejatinya merupakan sosok yang sama.
Jejak di Kalirejo dan Kesaksian Trah Keluarga
Setelah Perang Diponegoro usai, Raden Danoewikromo menetap di Wirosari dan memiliki keturunan, termasuk Raden Hardjodikromo yang lahir sekitar tahun 1840. Dalam Grobogan Untold Story, Asti juga memadukan temuan pustakanya dengan hasil wawancara bersama R. Suparwoto, salah satu trah Raden Danoewikromo di Dusun Beru, Desa Kalirejo.




Tinggalkan Balasan