Lebih Banyak yang Mendukung Fakta Wali Songo
Namun, berbagai argumentasi tersebut dimentahkan oleh banyak pihak. Salah satunya Habib Luthfi bin Yahya, ulama asal Pekalongan, Jawa Tengah. Menurutnya, sejarah tak selalu diukur dengan karya tulis.
Apakah karena Sayidina Abu Bakar dan Umar tidak meninggalkan kitab, maka mereka dianggap mitos?
Agus Sunyoto pun menanggapi tantangan ini secara ilmiah melalui Atlas Wali Songo. Buku ini secara metodologis memaparkan bukti-bukti sejarah dari prasasti, inskripsi, hingga budaya bendawi yang menguatkan eksistensi para wali.

Ia menyuguhkan peta-peta dakwah, tradisi budaya, sistem pengairan, hingga pengobatan yang dikembangkan Wali Songo dalam proses penyebaran Islam di Jawa.
Agus menekankan bahwa sumber-sumber primer tentang Wali Songo beraksara Jawa, bukan Arab. Itulah sebabnya para pengkaji yang tak memahami aksara dan budaya Jawa mudah sekali menyimpulkan bahwa Wali Songo adalah mitos.
Pentingnya melestarikan sejarah Wali Songo juga diingatkan KH. Mustofa Bisri alias Gus Mus. Menurutnya, bila tidak ada buku seperti Atlas Wali Songo, generasi muda Indonesia hanya akan mengenal sejarah Islam versi Belanda.
Senada dengan itu, budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun juga pernah menyebut dakwah Wali Songo sebagai dakwah yang menyentuh seluruh aspek kemanusiaan, bukan sekadar formalitas agama.
Sementara budayawan Sujiwo Tejo menilai, tanpa pemahaman terhadap warisan para wali, umat Islam hanya akan menjadi mukmin, bukan muhsin.
Peringatan Agus Sunyoto sangat relevan: bila generasi muda tercerabut dari akar sejarah, maka orientasi hidup mereka akan bergeser. Bahkan, makna kecantikan pun kini diukur dengan standar Barat, bukan dengan kearifan lokal.
Wali Songo bukan mitos. Mereka adalah fondasi Islam Nusantara yang menyatu dengan budaya, seni, dan kebijaksanaan lokal.
Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.***





5 Komentar
Yg tidak mengakui ada nya wali songo berarti bukan pribumi indonesia melainkan wna. Yg asli pribumi jangan terkecoh dg berita² viral atau narasi² yg tidak berdasar, karena wali songo sendiri adalah simbol Organisasi perjuangan Dakwah Islam di Nusantara, dari jaman Indonesia sblm merdeka bahkan sampai saat ini akan selalu abadi dan akan di kenang selamanya
Semakin diberi narasi yang negatif berarti sudah ada Bukti nyata ( sesederhana itu logis dan logikanya )
Generasi sekarang pasti bisa membedakan
Buzzer Zionis melancarkan serangan untuk memecah belah Sejarah Bangsa lewat Media Sosial dan yang disasar adalah generasi gen Z gen Alpha yang notabene masih labil dan mudah untuk dipengaruhi sejarah baru yang melenceng. Tetaplah menyuarakan kebenaran walau dihantam kebusukan media zionis beserta buzzer pengkhianatnya!!!!!!
Buzzer Zionis melancarkan serangan untuk memecah belah Sejarah Bangsa lewat Media Sosial dan yang disasar adalah generasi gen Z gen Alpha yang notabene masih labil dan mudah untuk dipengaruhi sejarah baru yang melenceng. Tetaplah menyuarakan kebenaran walau dihantam kebusukan media zionis beserta buzzer pengkhianatnya!!!!!!
Mari berjuang bersama, untuk kebenaran wali songo. Saya yakin dan percaya, wali songo itu ada. Terima kasih