2. Ahli Energi

Dunia akan terus membutuhkan energi—dari minyak hingga energi terbarukan. Meski AI bisa membantu menganalisis efisiensi dan kebutuhan energi, keputusan strategis tetap berada di tangan manusia.

Ahli energi dibutuhkan untuk merancang solusi berkelanjutan dan menghadapi krisis secara taktis.

3. Ahli Biologi

AI bisa menganalisis data medis, tapi belum bisa menciptakan hipotesis baru atau memahami kompleksitas sistem kehidupan seperti manusia.

Inovasi dan penemuan dalam bidang kedokteran masih membutuhkan pemikiran kritis dan intuisi para ahli biologi.

Tren Pekerjaan di Indonesia

Laporan Future of Jobs 2025 juga mencatat, profesi terkait AI dan teknologi tumbuh cepat secara global—termasuk di Indonesia. Tiga peran utama yang dianggap penting oleh perusahaan di tanah air antara lain:

  • AI and Machine Learning Specialists
  • Big Data Analysts
  • Business Development Professionals

Artinya, dunia kerja akan makin menuntut keahlian digital dan strategi bisnis. Generasi muda perlu mulai menyesuaikan pilihan jurusan atau keterampilan dengan kebutuhan masa depan.

AI bukan akhir dari pekerjaan manusia. Justru, ini momen untuk beradaptasi dan memilih jalur karier yang selaras dengan kebutuhan baru. Kreativitas, akal sehat, dan strategi tetap jadi modal tak tergantikan.***