Per 11 Februari 2026, banyak Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) belum terisi meski status bantuan bergerak.


KOSONGSATU.ID — Jakarta. Hingga Rabu, 11 Februari 2026, sebagian KPM PKH dan BPNT mengaku saldo KKS belum masuk. Di saat yang sama, linimasa dipenuhi klaim “rapelan” dan “cair mendadak” yang sulit diverifikasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan warga masih bolak-balik ke ATM dan agen. Banyak yang baru sadar informasi yang beredar berasal dari potongan layar dan unggahan tanpa sumber resmi.

Beberapa pendamping sosial menyarankan KPM memeriksa status lewat kanal resmi, bukan dari pesan berantai. Bank penyalur juga menegaskan pencairan menunggu instruksi resmi pemerintah.

Status SPM, kenapa saldo belum masuk?

Menurut keterangan pendamping sosial, status di sistem pendampingan masih menunjukkan proses administrasi. Situasi ini biasanya berarti dana belum “ditop up” ke rekening KKS secara serentak.

“Banyak KPM yang marah karena lihat di TikTok katanya sudah cair. Padahal di dashboard kami, statusnya baru SPM,” ujar Jihan Nabila, Koordinator Pendamping PKH Wilayah Jawa Barat, Rabu, 11 Februari 2026.

Bank penyalur menyebut peran mereka sebagai juru bayar. “Begitu surat perintah (SP2D) turun, dana langsung kami top-up,” kata perwakilan korporasi Bank BRI, Rabu, 11 Februari 2026.

Cara cek bansos yang paling aman

Kemensos menyediakan pengecekan mandiri lewat situs resmi. Ini dapat membantu KPM memastikan apakah masih terdaftar, serta periode bantuan yang tercantum.

Langkahnya ringkas:

  • Buka cekbansos.kemensos.go.id. 
  • Pilih wilayah sesuai KTP. 
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP. 
  • Isi captcha, lalu cari data. 

Jika hasil menampilkan periode lama atau tidak muncul, pendamping menyarankan menunggu pembaruan data di tingkat desa/kelurahan dan kabupaten/kota sebelum menyimpulkan “dicoret”.

Waspada narasi “rapelan” Februari

Pesan berantai yang menjanjikan “rapelan besar cair hari ini” kerap berulang tiap awal tahap. Dalam praktiknya, pencairan bansos mengikuti tahap penyaluran dan mekanisme bank penyalur, bukan pesan viral.

KPM juga perlu menghindari pengecekan saldo berulang bila layanan mengenakan biaya. Langkah paling aman adalah menunggu arahan pendamping dan memantau kanal resmi.***