Sebanyak 14 pengurus daerah OPSHID di Jawa Barat bergotong royong membangun rumah bagi Edi Rasyidi, seorang pengurus organisasi yang telah lama terlibat dalam kegiatan sosial. Pembangunannya kini mencapai 20 persen.
KOSONGSATU.ID — Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID FKYME) membangun rumah layak huni untuk Edi Rasyidi, 50 tahun, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) OPSHID Kabupaten Cirebon sekaligus Koordinator Zona 3 Jawa Barat.
Pembangunan rumah tersebut melibatkan anggota OPSHID dari 14 daerah di Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah untuk memperingati Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026.
Rumah itu berdiri di atas tanah milik Edi di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Berdasarkan keterangan penyelenggara, pekerjaan fisiknya telah mencapai sekitar 20 persen.
Berbeda dari program Rumah Syukur yang menyasar masyarakat membutuhkan, pembangunan di Cirebon kali ini secara khusus diberikan kepada anggota organisasi.
Penanggung jawab program, Indro Hardjodikoro, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian anggota yang selama ini terlibat dalam kegiatan OPSHID.
“Program Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah ini khusus untuk anggota dan dipersembahkan sebagai ‘Wajah ke Dalam’ sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas ketulusan para kader yang istiqomah berjuang di jalan kebaikan,” kata Indro.
Mengapa Edi Rasyidi Dipilih?
Keputusan menjadikan Edi sebagai penerima bantuan bermula dari usulan sejumlah pengurus OPSHID Zona 3 Jawa Barat.
Menurut keterangan organisasi, usulan tersebut melibatkan Kholifah Abdul Malik, Wali Talqin Nyoman, Wali Talqin Djamal Abdul Nasir, serta sejumlah pengurus lainnya.
Usulan itu kemudian disampaikan kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) OPSHID dan memperoleh persetujuan.
Organisasi menyebut dedikasi Edi dalam menjalankan kegiatan kepemudaan dan sosial sebagai salah satu pertimbangan pemilihannya.

Selama menjadi pengurus, Edi disebut aktif mengoordinasikan kegiatan organisasi, membina anggota, serta terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, khususnya di wilayah Cirebon.
Namun, rumah yang sedang dibangun itu tidak hanya direncanakan sebagai tempat tinggal Edi bersama keluarganya.
Bangunan tersebut juga akan digunakan untuk kegiatan warga Shiddiqiyyah, termasuk Pos Kautsaran, pertemuan organisasi, dan tempat singgah bagi anggota yang datang dari daerah lain.
Dengan demikian, rumah tersebut dirancang memiliki dua fungsi, yakni sebagai hunian keluarga dan tempat kegiatan komunitas.
Empat Belas Daerah Terlibat dalam Pembangunan
Pembangunan Rumah Syukur di Cirebon melibatkan jaringan OPSHID Zona 3 Jawa Barat yang mencakup 14 DPD.
Wilayah tersebut meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Bogor, Cirebon, Depok, Karawang, Kuningan, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Tasikmalaya.
Anggota organisasi bersama masyarakat sekitar terlibat dalam pekerjaan pembangunan melalui kegiatan gotong royong.
Meski pekerjaan telah berjalan, keterangan yang disampaikan organisasi belum merinci luas bangunan, nilai anggaran, sumber pembiayaan secara terperinci, maupun target penyelesaiannya.
Keterangan tersebut juga belum menjelaskan bagaimana pembagian tanggung jawab pembangunan antara pengurus daerah yang terlibat.
Program Rumah Syukur sendiri merupakan kegiatan sosial tahunan OPSHID yang dikaitkan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia dan Sumpah Pemuda.
Melalui kegiatan tahun ini, organisasi menempatkan penghargaan terhadap pengabdian anggota sebagai salah satu tujuan pembangunan rumah.
Bagi Edi, rumah tersebut kelak tidak hanya menjadi tempat tinggal keluarganya, tetapi juga ruang berkumpul bagi komunitas yang selama ini ia koordinasikan.
Indro berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima sekaligus mendukung kegiatan organisasi.
“Semoga rumah ini membawa berkah yang melimpah bagi keluarga Bapak Edi Rasyidi dan semakin membakar semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Indro Hardjodikoro.***




Tinggalkan Balasan