Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengajak seluruh alumni Fakultas Syariah dan Hukum memperkuat dana abadi guna mendukung operasional universitas yang kini menembus peringkat 29 dunia.

KOSONGSATU.ID – Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Temu Alumni dan Dies Natalis ke-59 di Auditorium Harun Nasution, Sabtu (6/6/2026). Momentum perayaan hampir enam dekade ini dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi untuk merumuskan kontribusi nyata para lulusan lintas generasi bagi masa depan almamater.

Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., mengungkapkan bahwa institusinya baru saja menorehkan lompatan prestasi gemilang di kancah internasional. Kampus Islam ini berhasil menduduki peringkat ke-29 dunia untuk bidang kajian keagamaan (Religious Studies, Divinity and Theology), naik signifikan dari posisi sebelumnya di peringkat ke-45 global.

“Langkah UIN Jakarta sebagai universitas Islam yang mengintegrasikan ilmu keislaman dan ilmu pengetahuan modern sudah berada di jalur yang tepat. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah merawat dan mengembangkannya bersama-sama,” kata Asep.

Peta Jalan Kontribusi Alumni

Guna menyokong tren akademik yang terus melesat tersebut, rektorat mendorong penguatan instrumen dana abadi (endowment fund). Pendanaan mandiri ini dinilai sangat vital untuk mendukung keberlanjutan program studi keagamaan serta memperluas akses bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Dekan FSH UIN Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Maksum, M.A., menjabarkan empat peta jalan strategis untuk mengoptimalkan potensi alumni. Langkah tersebut meliputi penggalangan dana abadi, pembangunan fasilitas smart classroom dan ruang sidang semu, keterlibatan sebagai mentor karier, hingga pembaruan basis data jaringan nasional.

Pihak dekanat menggarisbawahi bahwa urgensi penyaluran beasiswa dan bantuan dana dari para alumni kini tergolong tinggi. Sebanyak 40 persen dari total mahasiswa aktif yang menempuh studi di FSH saat ini tercatat berasal dari kelompok keluarga ekonomi menengah ke bawah.

Selain aspek materi dan fasilitas fisik, fakultas kini tengah membangun galeri serta museum sejarah institusi sebagai upaya merawat memori kolektif sejak berdiri pada tahun 1967. Para alumni diimbau untuk ikut menyumbangkan dokumen, foto, maupun arsip lawas guna melengkapi koleksi sejarah kampus.***