Prabowo menyebut efisiensi ini ditargetkan rampung dalam dua tahun, dengan instruksi agar proses selesai tahun ini. Langkah pemangkasan, kata dia, juga bertujuan membuat BUMN yang tersisa lebih transparan dan bekerja nyata untuk kepentingan rakyat.
Danantara Mulai Cetak Laba
Dalam forum yang sama, Prabowo menyinggung peran Danantara sebagai penopang awal profitabilitas BUMN. Ia menyebut dalam satu tahun terakhir BUMN sudah mulai mencatatkan laba, setelah sebelumnya banyak yang merugi.
“Masalahnya, BUMN ini ada labanya enggak? Sekarang mulai ada. Terima kasih Danantara,” ujar Prabowo.
Pemangkasan besar-besaran ini diperkirakan bisa menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun per tahun dari pos operasional dan remunerasi pejabat BUMN yang selama ini tidak produktif.
Kementerian BUMN belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait teknis pelaksanaan target tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan mengenai mekanisme penutupan, nasib pegawai, maupun daftar BUMN yang masuk dalam gelombang berikutnya.***




0 Komentar
Setuju