Fregat baru TNI AL bersandar di Lampung usai lintasi samudra.
KOSONGSATU.ID – Kekuatan maritim Indonesia kembali mendapat suntikan tenaga baru yang sangat signifikan. KRI Prabu Siliwangi-321 akhirnya resmi menapaki perairan Nusantara setelah menyelesaikan pelayaran panjang dari Eropa.
Kapal perang berjenis Pattugliatore Polivalente d’Altura atau Fregat Multiguna ini hadir untuk memperkokoh pertahanan negara.
Kedatangan unit tempur ini merupakan manifestasi langsung dari program modernisasi alutsista di bawah bendera kebijakan strategis Perisai Trisula Nusantara.
Pemerintah Indonesia mengambil langkah berani dengan mengakuisisi kapal canggih ini dari galangan Fincantieri, Italia. Kapal resmi diserahkan kepada pihak TNI Angkatan Laut pada 22 Desember 2025 lalu.
Setelah serah terima, kapal langsung menjalani misi pelayaran lintas samudra mengelilingi Benua Afrika. Pelayaran panjang selama tiga bulan ini sukses dituntaskan. Pada tanggal 23 Maret 2026, KRI Prabu Siliwangi-321 membelah ombak Selat Sunda dan masuk ke teritori yurisdiksi Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengonfirmasi status terkini kapal tersebut. Pernyataan ini disampaikan pada 25 Maret 2026 untuk menjawab antusiasme publik.
“Ya betul, KRI Prabu Siliwangi-321 telah tiba di Tanah Air, saat ini sedang bersandar di Dermaga Panjang, Lampung untuk bekal ulang pelayaran.
Persiapan acara penyambutan di Jakarta tanggal 26 Maret 2026 yang nantinya akan memperkuat jajaran Komando Armada Republik Indonesia,” ujarnya.
Peningkatan Daya Gentar Kawasan
Kehadiran kapal bernomor lambung 321 ini menciptakan efek gentar yang masif di kawasan Indo-Pasifik. KRI Prabu Siliwangi kini berdampingan dengan kapal saudaranya, KRI Brawijaya-320, yang lebih dulu tiba pada September 2025.
Duet kapal kombatan raksasa ini menjadi aset terbesar TNI AL saat ini. Kapabilitas patroli di Zona Ekonomi Eksklusif dijamin akan meluas secara eksponensial.
Secara teknis, kapal ini dibekali sistem propulsi Combined Diesel and Gas. Teknologi ini dipadukan dengan penggerak listrik mandiri yang memungkinkan kapal bermanuver dalam kecepatan tinggi secara senyap.





Tinggalkan Balasan