Takaran 520 mililiter berlaku untuk booking satu unit, bukan membayar harga rumah. Perumnas belum merinci nilai biaya yang berkaitan dengan promosi tersebut.
KOSONGSATU.ID – Perum Perumnas Samesta Pasadana di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, membuka program booking rumah menggunakan minyak jelantah mulai Agustus 2026. Calon konsumen diminta menyerahkan 520 mililiter jelantah untuk satu unit atau 810 mililiter untuk dua unit.
Kepala Unit Pemasaran Perumnas Samesta Pasadana Rio Rama Nujam mengatakan program tersebut mengusung konsep “dari minyak jelantah menjadi rumah”.
“Ketika konsumen memutuskan untuk membeli rumah atau booking rumah, itu hanya dibutuhkan 520 mililiter untuk mendapatkan unit rumah,” kata Rio di Bandung, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Rio mengatakan konsumen yang mengambil dua unit cukup menyerahkan 810 mililiter minyak jelantah. Namun, Perumnas belum menjelaskan alasan perbedaan takaran tersebut atau formula yang digunakan untuk menentukan volumenya.
Program itu tidak berarti harga rumah dibayar dengan minyak jelantah. Minyak bekas hanya digunakan dalam tahap booking melalui program khusus, sedangkan pembelian rumah tetap harus mengikuti proses transaksi dan pembiayaan properti.
Perumnas juga belum memerinci apakah jelantah menggantikan seluruh biaya booking, menjadi syarat memperoleh potongan harga, atau hanya digunakan sebagai ketentuan promosi.
Nilai Booking Belum Diperinci
Program tersebut digelar bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan menjelang HUT ke-52 Perumnas. Menurut Rio, skema booking menggunakan jelantah itu pertama kali diterapkan di lingkungan proyek Perumnas secara nasional.
“Jadi, Perumnas Pasadana itu menjadi yang perdana dari seluruh proyek yang ada di Perumnas secara nasional,” ujarnya.
Perumnas Pasadana bekerja sama dengan mitra yang menyediakan mesin penimbang minyak jelantah. Limbah yang diserahkan warga kemudian dikonversi menjadi nilai ekonomi.
“Jadi, dari jelantah menjadi rupiah karena di sini kami bekerja sama dengan mitra,” kata Rio.
Skema pengumpulan minyak jelantah sebelumnya telah diterapkan kepada penghuni Samesta Pasadana. Program booking memperluasnya kepada calon penghuni sebagai bagian dari edukasi pengelolaan limbah rumah tangga.
Namun, informasi yang diumumkan belum mencakup besaran biaya booking normal yang berkaitan dengan program tersebut, kuota unit, masa berlaku promosi, serta jenis rumah yang dapat dipesan.
Harga Rumah Mulai Rp130 Juta
Samesta Pasadana berada di Jalan Raya Cicalengka–Majalaya, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. Situs resmi Perumnas menampilkan tiga pilihan properti komersial di kawasan itu dengan cicilan mulai Rp2,5 juta per bulan.
Data Sistem Informasi Kumpulan Pengembang atau Sikumbang mencatat harga rumah subsidi tipe 28/60 di Pasadana sebesar Rp130 juta dan tipe 30/66 seharga Rp150 juta.
Rumah komersial yang tercantum dalam sistem tersebut dipasarkan mulai Rp260 juta untuk tipe 30/78. Tipe lainnya dibanderol Rp374 juta hingga Rp800 juta, bergantung pada luas bangunan dan tanah.
Data harga tersebut memperjelas bahwa 520 mililiter minyak jelantah bukan alat pembayaran harga rumah. Jelantah digunakan dalam program booking, sementara ketentuan pembayaran uang muka, akad jual beli, atau kredit pemilikan rumah belum berubah.
Perumnas juga belum mengungkap identitas mitra pengelola, harga konversi jelantah, dan tujuan akhir pemanfaatan minyak yang terkumpul.
“Konsep itu kami terapkan sampai dengan pembelian unit rumah, sehingga warga yang sudah ada kami edukasi, kemudian warga yang akan menjadi warga kami edukasi dari awal,” kata Rio.***




Tinggalkan Balasan