Kopi Tombo ST menyatukan kopi robusta Nusantara dengan rempah herbal dalam satu cangkir. Tak sekadar enak, kopi ini dijanjikan bisa meredakan asam lambung hingga bantu tidur lebih nyenyak.


KOSONGSATU.ID—Di antara riuh tren hidup sehat dan serbuan produk herbal, satu nama mencuri perhatian: Kopi Tombo ST. Minuman ini tak sekadar menawarkan rasa kopi, melainkan juga menyelipkan racikan rempah Nusantara yang digadang-gadang memberi manfaat bagi tubuh.

Diracik dari biji robusta lokal pilihan, Kopi Tombo ST menambahkan unsur rempah tradisional dalam setiap cangkirnya. “Ramuan ini bebas dari bahan sintetis. Tidak sekadar mengejar kenikmatan lidah, melainkan juga ketenangan jiwa dan terapi alami untuk tubuh,” terang Oktovan Iwan—yang biasa disapa Iwan—dari Kopi Tombo ST, dikutip Jumat (11/7).

“Ini bukan sekadar kopi, ini terapi,” ujar salah satu testimoni pelanggan dalam siaran komunitas daring mereka. Ia menyebut Kopi Tombo ST sebagai “cara nikmat untuk sehat.”

Kopi dan Ramuan: Dua Dunia dalam Satu Cangkir

Iwan menambahkan, bagi banyak peminum kopi, rasa adalah yang utama. Tapi, “Tombo ST mengajak peminumnya melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Dalam setiap variannya, mereka menyisipkan fungsi tambahan yang tak lazim ditemui di minuman kopi biasa: meredakan asam lambung, menurunkan kadar gula darah, dan memperbaiki kualitas tidur.

Racikan ini hadir dalam beberapa varian, masing-masing menawarkan manfaat khas:

  • Permono Aji (250 gr), varian dasar yang ramah bagi lambung, membantu pencernaan, melegakan napas, dan memperkuat sistem imun serta reproduksi.
  • Raos Manteb  (120 gr), dengan rempah lebih kuat dan kopi yang lebih halus. Cocok untuk gangguan pernapasan berat, tapi tetap mengandung manfaat Permono Aji.
  • Raos Mmmuwanteb ⭐⭐ (120 gr), rasa lebih seimbang, manfaatnya lebih luas: stamina meningkat, daya tahan tubuh lebih baik, membantu melawan infeksi.
  • Raos Paling Mmmuwanteb ⭐⭐⭐ (120 gr), varian paling ‘berani’. Rempahnya kuat, kopinya bold namun lembut. Diformulasikan untuk membantu penyembuhan penyakit kronis seperti tumor, kista, kanker, hingga infeksi berat. Dalam konsumsi rutin, kopi ini juga disebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, hati, otak, hingga suasana hati.

Kapan Waktu Terbaik Menyeruput?

Kopi Tombo ST bisa diminum kapan saja. Tapi ada momen-momen yang dianggap paling optimal: “Satu hingga dua jam setelah bangun tidur—saat hormon kortisol mulai mereda, menjelang olahraga untuk mendongkrak performa, atau sore hari demi menjaga mood tetap stabil,” kata Iwan.

Mereka yang ingin mengikuti cara penyajian ala tradisional pun tak dibiarkan kebingungan. Cukup tuangkan tiga sendok teh bubuk kopi ke dalam panci, tambahkan air dan sedikit gula aren (jika suka), rebus sambil diaduk, lalu saring dan sajikan hangat.

Bukan Sekadar Kopi

Daya tarik utama Kopi Tombo ST justru terletak pada persilangan budaya dan kesehatan. Di satu sisi, ia menghidangkan robusta lokal yang kental cita rasa Nusantara. “Di sisi lain, ia menawarkan terapi herbal yang biasanya hanya dijumpai di warung jamu,” imbuh Windu Haribadi, dari manajemen Kopi Tombo ST.

Maka, kata Windu, tak heran jika sejumlah konsumen mulai mengadopsinya sebagai bagian dari rutinitas harian.

“Mulai dari pengusaha kopi, terapis alternatif, hingga pegiat gaya hidup alami menyebutnya sebagai ‘kopi dengan niat baik’,” kata Windu.